TIBA TIBA MARAH
oleh:
Basmeri
Menurut saya, reaksi terhadap pernyataan Haji Sagran bahwa “orang Timor Leste tiba-tiba merdeka” terlalu berlebihan. Dalam konteksnya, kata itu dapat dipahami sebagai gambaran tentang betapa cepatnya perubahan keputusan politik Indonesia pada 1999 setelah Presiden Habibie membuka pilihan yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan dalam waktu sesingkat itu. Bahkan Australia pun terkejut melihat begitu cepatnya proses tersebut bergerak. Karena itu, jika ada yang merasa pernyataan Haji Sagran kurang tepat, silakan dikoreksi dengan fakta dan argumentasi sejarah. Tidak perlu marah, apalagi melakukan intimidasi. Perbedaan penafsiran sejarah seharusnya dijawab dengan kedewasaan intelektual, bukan dengan tekanan. Sebab sejarah tidak menjadi lebih benar hanya karena kita tersinggung terhadap cara orang lain mengucapkannya.
