Ada sebuah akun yang menulis begini:
bener kata orang tua jaman dulu:”lebih baik kehilangan telur 1 ekor daripada kehilangan telur 1 kandang”
(Baca: lebih baik kehilangan ayam 1 ekor daripada kehilangan ayam 1 kandang”)
Lalu sy menulis...
Kearifan lokal bangsa Indonesia ini, secara tersirat atau dibawah alam sadar, kemudian mendorong Habibi mengambil keputusan untuk melakukan referendum dan membiarkan Timor Timur untuk pergi. Agar tidak menimbulkan peseden buruk seperti Portugal meninggalkan daratan Dili tahun 1975, maka Habibi mengundang PBB agar proses kesengajaan ini dapat diakui dan mendapat apresiasi positif dari dunia internasional. It work, berhasil. Referendum berjalan sukses. Kekerasan pasca referendum terjadi, namun tidak mengurangi esensi kesuksesan pelaksanaannya.
ADAPUN pengungsi yang menuju Indonesia, sama kesempatannya untuk memilih. Ternyata, puluhan bahkan ratusan ribu warga Ex-timtim memilih untuk mempertahankan ke-WNI-annya. Posisi Ex-Timtim ini menjadi simbol nyata tentang nasionalisme Indonesia yang layak dijadika model bagi seluruh rakyat Indonesia. Banyak kekurangan yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam menangani mereka, masih ada yang masih hidup dalam kemiskinan, namun mereka terus berusaha untuk mendapatkan atensi pemerintah. Pemberian pelatihan keterampilan, kesempatan kerja, dan rumah tinggal bagi warga pejuang Timtim sedang dan terus akan dilakukan. Terbaru (awal 2025), mereka yang bersama Indonesia perang di Timtim 1975 mendapatkan status veteran dan diberikan penghargaan dan akan terus dilanjutkan.
FYI, warga yang tinggal diperbatasan antara Timor Leste-NTT ini, bukanlah satau-satunya komunitas dan warga Ex-Timtim yang ada di Indonesia. Mereka tersebar di seluruh Indonesia, seperti di Bali, Kalimanta, Palembang, Yogyakarta, Malang, Jakarta, dan daerah lainnya. Meraka tidak hanya ada yang hidup sederhana, namun tidak sedikit yang diatas rata-rata, bahkan kaya raya. Ada yang berprofesi sebagai tukang bangunan, satpam, pedagang, PNS, karyawan, pegawai pemerintahan, polisi, tentara, dan masih banyak lagi.
Kalian hidup di Indonesia dijamin dengan UU, dan tanpa dikriminasi karena latar belakang! Ayo semangat sodara-sodara warga Ex-Timtim, kalian tetap WNI yang sangat kami hargai! kalian contoh hidup kecintaan terhadap Indonesia! Kalian nasionaisme Indonesia yang berjalan! Kalian menjadi legend!
